Kunjungan Kerja Bupati Tuban di Puskesmas Widang


           Senin 11 Maret 2019, Puskesmas Widang mendapatkan perhatian khusus dari Bupati Tuban, Bapak H. Fathul Huda dan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tuban, Bapak dr. H. Bambang Proyo Utomo beserta rombongannya dalam acara kunjungan kerja di wilayah Kecamatan Widang. Dalam Kunjungan ini bapak bupati menyempatkan diri untuk berinteraksi secara langsung dengan para pasien di Puskesmas Widang. Terdapat beberapa layanan yang disambangi oleh Bapak Bupati, yakni ruang pelayanan, ruang konseling, poli Gigi, poli KIA dan program inovasi dari Puskesmas Widang yaitu Kesehatan Jiwa yang mendatangkan beberapa pasien dengan kebutuhan khusus, binaan langsung dari Bapak Mulyo, S.Kep. selaku penanggung jawab Program Kesehatan Jiwa.
         Dengan adanya kunjungan kerja ini diharapkan menjadi suatu penyemangat bagi Puskesmas Widang supaya lebih meningkatkan kinerjanya dan menjadi puskesmas yang lebih baik lagi kedepannya. Berikut adalah tayangan penyambutan kunjungan kerja Bapak Bupati Tuban, H. Fathul Huda oleh para staf Puskesmas Widang : 



Pendampingan KP ASI

         Pendampingan KP ASI di desa Ngadipuro tanggal 19 Februari 2019, dihadiri oleh 15 peserta terdiri dari Ibu Hamil dan Ibu menyusui. Kelompok Pendukung ASI (KP ASI) secara khusus diselenggarakan untuk para ibu yang ingin berhasil melaksanakan pemberian air susu ibu (ASI) secara optimal, yang meliputi inisiasi menyusu dini (IMD), ASI Eksklusif 6 bulan, dan meneruskan pemberian ASI hingga 2 tahun atau lebih dengan makanan pendamping yang bergizi. 
     Pendampingan dilakukan secara bertahap untuk memantau dan memberikan perhatian khusus terhadap para ibu agar lebih menjaga kualitas ASI untuk tumbuh kembang bayi supaya kebutuhan gizi terpenuhi. Kegiatan pendampingan KP ASI ini dipandu oleh Ibu Dwi Rusetiawati, Amd.Gz. selaku pembina konseling gizi dari Puskesmas Widang, dibantu oleh Ibu Liswati, SST selaku penanggungjawab dari program KIA (kesehatan ibu dan anak), Ibu Kaswanti selaku bidan desa dan ibu-ibu kader posyandu di Desa Ngadipuro.

Penyuluhan Pemberantasan Sarang Nyamuk

3 M Plus adalah tindakan yamg dilakukan secara teratur untuk memberantas jentik dan menghindari gigitan nyamuk Demam Berdarah dengan cara :Menguras :
Menguras tempat-tempat penampungan air seperti : Bak mandi/ WC, tempanyan, ember, vas bunga, tempat minum burung dan lain-lain seminggu sekali.

Menutup :
Menutup rapat semua tempat penampungan air seperti ember, gentong, drum dan lain-lain

Mengubur :
Mengubur semua barang-barang bekas yang ada disekitar / di luas rumah yang dapat menampung air hujan

Plus tindakan memberantas jentik dan menghindari gigitan nyamuk
* Membunuh jentik nyamuk Demam Berdarah ditempat air yang sulit dikuras atau sulit air dengan menaburkan bubuk Temephos ( abate ) atau Altosoid 2-3 bulan sekali dengan takaran 1 gram abate untuk 10 liter air atau 2,5 gram Altosid untuk 100 litter air.
Abate dapat diperoleh / dibeli di Puskesmas atau di apotik, diperoleh gratis dari penyuluhan Demah Berdarah.

  1. Memelihara ikan pemakan jentik nyamuk
  2. Mengusir nyamuk dengan menggunakan obat nyamuk
  3. Mencegah nyamuk dengan memakai obat nyamuk gosok
  4. Memasang kawat kassa jendela dan ventilasi
  5. Tidak membiasakan menggantung pakaian di dalam kamar
  6. Gunakkan sarung klambu waktu tidur.

Pemberantasan nyamuk dengan fogging maupun penyemprotan hanya mengusir nyamuk untuk sementara, dan terkadang kurang sehat bagi mereka yang Alergi pada asap fogging ini.

"Lebih Baik Mencegah Daripada Terkena"